Pelalawan
Kepala Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan,
...[read more] "> Pelalawan
Kepala Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan,
" />
 
Home
Bupati Kampar Lantik Pengurus IPRY-KK Periode 2021-2022. | Bupati Kampar dan Gubernur Sumut Jadi Saksi Pernikahan. | Kafe Berkedok Lapo Tuak Di Desa Baru Beroperasi Lagi | Sosialisasi Pergub , Tegas Bupati H.Zukri Beri Sanksi PKS Pemegang DO Monopoli Tunggal | Jalin Sinergitas Kajari Pelalawan Dan PJI Pelalawan Adakan Audensi | Buka Musrenbang, Kapolri Tekankan Dukung Pemulihan Ekonomi Tahun 2022
Minggu, 13 Juni 2021
/ Pekanbaru / 19:02:03 / Kades Kesuma Dan Inspektorat Pelalawan Diduga Kongkalikong /
Kades Kesuma Dan Inspektorat Pelalawan Diduga Kongkalikong
Selasa, 11/05/2021 - 19:02:03 WIB

Realitaonline.com, Pelalawan
Kepala Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, diduga telah bermain dengan Inspektorat Kabupaten Pelalawan Marzon Iwandi. Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber yang tidak bersedia diungkapkan identitasnya kepada media ini (11/5/2021) terkait hasil pemeriksaan penggunaan DD (dana desa) dan ADD (alokasi dan desa) di Desa Kesuma.

Menurut keterangan narasumber yang bisa dipercaya, hasil pemeriksaan penggunaan DD dan ADD di Desa Kesuma, hampir setiap tahunnya menjadi temuan Inspektorat Kabupaten Pelalawan sejak dipimpin oleh Marzon Iwandi. Indikasi temuan yang dimaksud, ada dugaan penggelembungan dana pada setiap kegiatan yang dilaksanakan seperti pembangunan GOR (gelanggang olah raga) di Desa Kesuma. Kemudian kegiatan tersebut dilaksanakan asal jadi demi meraup keuntungan untuk memperkaya diri.

Dijelaskan bahwa, antara tahun 2016 atau 2017 lalu, hasil pemeriksaan Inspektorat Pelalawan pada kegiatan penggunaan DD dan ADD di Desa Kesuma, terdapat temuan sebesar Rp 60 juta. Kemudian antara tahun 2018 atau 2019 hingga tahun 2020 lalu, penggunaan DD dan ADD di Desa Kesuma juga menjadi temuan Inspektorat Kabupaten Pelalawan. Namun temuan tersebut belum dikembalikan oleh orang nomor satu di desa Kesuma itu. Ironisnya lagi, hampir seluruh pegawai kantor Desa Kesuma merupakan keluarganya, beber para narasumber tersebut.

Ditambahkan, temuan Inspektorat Kabupaten Pelalawan pada pelaksanaan kegiatan DD dan ADD, tahun anggaran 2019/2020 mencapai ratusan juta rupiah. Sampai hari ini temuan yang mencapai ratusan juta rupiah itu belum dikembalikan ke kas desa. Sehingga beredar kabar bahwa jika temuan Inspektorat itu tidak dikembalikan oleh Marzon ke kas Desa, dia akan diproses secara hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, ungkap para Narasumber tersebut.

Ketika media ini mendatangi kantor Desa Kesuma untuk memastikan informasi itu, ternyata kantor kepala Desa Kesuma tutup. "Tadi pagi kantor buka dan sempat saya bersihkan, karena tidak ada satu orangpun pegawai masuk kantor, maka saya tutup lagi. Selama bulan puasa ini, Kepala desa dan perangkatnya juga jarang ngantor, ucap Aan selaku penjaga kantor Desa Kesuma kepada media ini.

Sekretaris Desa Kesuma Misrah Sumirat yang ditemui langsung dikediamannya terkait hal itu diduga melakukan pembohongan publik. Kepada media ini mengaku, bukan dia Sekretaris desa Kesuma, dan tidak tahun mengenai persoalan temuan Inspektorat Pelalawan di Desanya. "Dulu sekitar dua tahun lalu saya menjabat selaku Sekdes. Mengenai temuan Inspektorat atas penggunaan DD dan ADD, tidak tahu karena sudah tidak Sekdes lagi," ujarnya terkesan mengelabui awak media.

Selain diduga melakukan pembohongan publik, Misrah Sumirat juga nampak langsung kabur dari rumahnya. Hanya selang beberapa detik saja awak media ini meninggalkannya untuk bertanya memastikan kepada tetangganya bila Misrah Sumirat selaku Sekdes Kesuma, dia sudah menghilang. Begitu ditemui kembali, "abang sudah pergi kebelakang," jawab istrinya.

Kepala Desa Kesuma Marzon Iwandi ketika didatangi langsung di kediamannya, tidak berhasil. Istri Marzon mengaku suaminya sedang berada di Bukit Kesuma, seraya sarankan wartawan untuk dihubunginya langsung. Sedangkan nomor telefon yang sudah dihubungi beberapa kali tidak pernah aktif, dan pesan melalui aplikasi WA juga tidak dibalasnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pelalawan M. Irsyad MH yang dikontak bekali-kali perihal itu, HP-nya berdering sebentar, langsung terijek atau terputus. Sedangkan konfirmasi yang dikirim melalui SMS juga tidak dibalasnya. Sampai berita ini dikirim ke redaksi, belum ada keterangan dari pihak Inspektorat Kabupaten Pelalawan terkait masalah tersebut. (Sona)
   
 
 
 
 
 

Alamat Redaksi & Iklan :
 
Jl. Garuda No. 76 E Labuhbaru
Pekanbaru, Riau-Indonesia
  Mobile  : 081268650077
Email : yhalawa2014@gmail.com